Mempertimbangkan Aspek Interior Sebuah Sekolah Musik

Saat hendak membangun sebuah sekolah musik, memang ada banyak hal yang harus dipikirkan dan juga dipertimbangkan. Aspek interior sangatlah penting karena akan memberi kesan terhadap sekolah musik tersebut dari bagian dalam dan juga merupakan faktor penentu kenyamanan bagi para murid dan juga pengajar serta pekerja lainnya yang ada di sebuah sekolah musik. Lalu bagaimana menciptakan sebuah aspek interior yang terbaik dan paling tepat untuk sebuah sekolah musik? Dalam artikel ini kita akan membahasa aspek interior ini dalam beberapa bahasan. Mari kita lihat satu persatu yang saya maksud.

Aspek Interior Sekolah Musik: Dinding

Mungkin saat membaca sub judul yang satu ini anda akan bingung karena untuk apa saya membahas dinding. Bukankah semua bangunan pastinya memiliki dinding? Sebenarnya, dalam sebuah bangunan sekolah musik, dinding merupakan salah satu elemen dari arsitektur yang dianggap paling penting sebab dinding harus bisa diatur dalam sebuah pola desain yang berkoordinasi dengan atap dan juga lantai. Untuk sebuah sekolah musik maka kriteria yang tepat untuk penutup dindingnya adalah: Haruslah efisien dalam hal pemeliharaannya, memiliki sifat yang tidak gampang rusak serta tahan lama atau awet, dan yang terakhir adalah bahan pelapis dinding harus tahan terhadap adanya benturan yang bisa terjadi akibat alat musik yang diguankan muride sekolah musik untuk berlatih. Beberapa pilihan untuk penutup dinding yang dimaksud adalah wallpaper, cat tembok, gypum, karpet, glasswall, keramik, dan batu alam.

Aspek Interior Sekolah Musik: Lantai

Aspek interior kedua yang diperhatikan dari sebuah bangunan sekolah musik adalah lantainya. Lantai juga memiliki bebrapa kriteria yang harus dipenuhi untuk menciptakan kenyaman dalam sebuah sekolah musik. Kategori-kategori yang dimaksud adalah: lantai haruslah kuat adn juga tidak gampang rusak dalam waktu yang lama, aman dan tidak licin bila diinjak, mudah dalam hal perawatan, lantapun harus dipertimbangkan segi estetikanya sehingga haruslah memiliki desain yang estetikanya baik, memiliki ciri yang menyerap bunyi ketukan sepatu atau alas kaki yang digunakan, serta sesuai dengan konsep desain dari keseluruhan bangunan sekolah musik tersebut. Desain dari lantai bisa disesuaikan dengan fungsi dari ruangan itu sendiri baik tingginya atau rendahnya dan luasnya. Bahan yang bisa digunakan untuk membuat lantai antara lain: terazzo, parket, keramik, karpet, granit, dan juga marmer.